Menjadi seorang remaja itu pasti memiliki konsekuensi tersendiri. Seperti kamu memasuki sebuah sekolah, kamu pasti akan disodori berbagai macam peraturan, yang harus kamu patuhi. Andaikan kamu tidak mematuhi peraturan itu, tentu kamu akan dianggap menyimpang. Bisa-bisa kamu kena skors berkali-kali, bahkan di-drop out karena kedapetan nge-drugs, cabut waktu jam [elajaran, memakai seragam yang tidak lengkap, dan sebagainya.
Begitu juga kalau kamu sudah menginjak usia remaja. Saa itu yang jelas kamu bukanlah seorang anak-anak lagi. Kamu punya karakteristik tertentu. Kamu punya beberapa indukator, kalau kamu sudah sukses jadi seorang remaja sejati. Yup, mari kita lihat apa saja tugas perkembangan atau sesuatu yang harus kamu penuhi sebagai ciri kalau kamu sudah layak lolos menjadi seorang remaja.
Menurut seorang pakar psikologi, bernama Havighurst, remaja seusia kamu punya beberapa tugas perkembangan di tahap perkembanganmu saat ini. Tapi ini ilmu psikologi yang dari negara barat. Jadi, tugas perkembangannya pastilah disesuaikan dengan kultur barat yang cenderung individualis. Untuk masyarakat Indonesia yang cenderung komunal alias sangat mementingkan kelompok dan sangat "timur", pasti ada penyesuaian-penyesuaian sendiri. Nah, beberapa tugas perkembangan itu bisa kamu lihat pada uraian berikut.
- Mencapai hubungan yang lebih matang dengan teman sebaya.
- Mencapai peran sosial sebagai pria atau wanita.
- Menerima keadaa fisik dan menggunakannya secara efektif.
- Mencapai kemandirian emosional dari orangtua dan orang dewasa lainnya.
- Mencapai jaminan kemandirian ekonomi.
- Memilih dan mempersiapkan karier.
- Mempersiapkan pernikahan dan hidup berkeluarga.
- Mengembangkan keterampilan intelektaul dan konsep-konsep yang diperlukan bagi warga negara.
- Mencapai tingkah laku yang bertanggung jawab secara sosial.
No comments:
Post a Comment