Saturday, January 28, 2012

Siapa Remaja Itu?

Masa remaja, yang pasti bagi sebagian besar di antara kamu adalah masa yang sungguh mengasyikkan. Namun, sebenarnya siapa saja sih yang layak disebut remaja itu? Yuk, kita lihat pendapat para pakar.

Siapa saja sih yang bisa disebut remaja itu? Banyak pendapat dari para tokoh ahli. Masing-masing dari para ahli itu tentu punya pemikiranyang berbeda. Mengetahui siapa itu remaja membuat kamu akan paham bagaimana dunia yang sedang kamu jalani sekarang ini.


Secara umum nggak ada batasan yang jelas tentang rentang usia remaja tersebut karena beragamnya sudut pandang mengenai rentang usia remaja. Inilah beberapa sudut pandanag terhadap usia kamu, yang tentunya banyak kesamaan di antaranya.

1. Menurut organisasi dunia World Health Organization (WHO)

Remaja adalah mereka denagan remntang usia 18-24 tahun dan mereka yang sudah mengalami perkembangan, dari saat pertama kali menunjukkan tanda-tanda seksual, perkembangan psikologis dan pola identifikasi dari kanak-kanak menuju dewasa. Terjadinya peralihan dari ketergantungan sosial-ekonomi yang penuh kepada keadaan ekonomi yang relatif lebih mandiri.


2. Menurut para pakar psikologis

Beberapa psikologis membagi usia remaja ke dalam tiga periode, yaitu:
  • remaja awal (early adolescent)
  • remaja pertengahan (middle adolescent), dan
  • remaja akhir (late adolescent)
Mereka menyebutkan kalau batasan usia remaja itu berkisar anatara 13-19 tahun.

3. Menurut tokoh-tokoh Indonesia

  •  Dr. Sarlito, seorang tokoh psikologi di Indonesia, mendefinisikan remaja sebagai individu dalam batas usia 11-24 tahun dan sedang mengalami perkembangan fisik dan mental.
  • Zakiyah Derajat, remaj didefinisikan sebagai anak yang ada pada masa peralihan dari masa anak-anak menuju usia dewasa. Biasanya akan terjadi percepatan pertumbuhan dalam segi  fisik maupun psikis, dengan batas usia 13 tahun hingga 24 tahun.


Secara umum disimpulkan bahwa usia remaja di Indonesia berkisar saat usia kamu menginjak akhir masa SD, SMP dan SMA, hingga awal kuliah. Tentu saja dengan catatan usia standar sekolah, lho! Hmmm, sepertinya lebih cocok kalau kita pakai usia sekolah kamu saja, pas kamu masih duduk di bangku SMP dan SMA ya.

No comments:

Post a Comment